top of page

Edukasi Tentang Stunting, Oka dan KADIN Pekanbaru Kunjungi Posyandu Beringin

Ariestia

7 Jun 2023

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - “Kak Oka.. Kak Oka”, begitu terdengar dari kerumunan adik-adik dan ibu-ibu di Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru ketika mengunjungi Posyandu Beringin RW. 08 Kelurahan Pesisir, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru pada Selasa, 6 Juni 2023. Kunjungan ini dilakukan oleh Oka bersama KADIN Kota Pekanbaru didampingi AKU Pekanbaru organisasi bentukan DISDALDUKKB Kota Pekanbaru setelah berkoordinasi dengan PLKB dan Ketua Kampung KB setempat. Kunjungan ini merupakan bagian dari program Kakak Asuh Anak Stunting yang bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai stunting.


Selain memberikan edukasi singkat, kunjungan ini juga dilakukan untuk menyerahkan bantuan makanan bergizi baik pelengkap konsumsi harian kepada 4 anak asuh yang mengalami stunting di daerah tersebut berupa beras Fortivit, susu, roti dan telur. Bantuan ini direncanakan akan terus diberikan setiap bulan selama 6 bulan ke depan untuk memastikan anak-anak asuh tersebut mendapatkan gizi yang dibutuhkan. Tujuan utama kegiatan ini juga untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran dan anak-anak stunting mendapatkan gizi yang optimal.


Stunting, masalah serius yang disebabkan oleh kurang gizi kronis, membutuhkan perhatian serius dan langkah-langkah nyata untuk mengatasinya. Oka yang sudah dinobatkan sebagai Kakak Asuh Anak Stunting yang bekerjasama dengan program BKKBN, siap merancang strategi yang komprehensif untuk mengedukasi masyarakat tentang stunting dan memberikan bantuan yang dibutuhkan.


“Melalui program seperti ini dan juga adanya keseriusan dari pemerintah beserta swasta, kami berharap dapat mempercepat penurunan angka stunting dan dapat menciptakan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas. Karena anak-anak ini adalah aset berharga bangsa dan kami ingin memberikan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang dengan potensi penuh mereka. Karena bangsa ini bercita-citamemiliki Generasi Emas tahun 2045.” ujar Oka.


Lebih lanjut, Oka menyatakan bahwa penanganan stunting ini sebetulnya tidaklah mahal asalkan adanya kolaborasi yang erat dan serius dengan masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak terkait.


Melalui sinergi yang kuat, Oka berharap dapat menciptakan perubahan positif dalam masyarakat, di mana setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan gizi yang optimal. Dengan dukungan penuh dari berbagi sektor, diharapkan anak-anak bukan hanya di Kecamatan Limapuluh tapi seluruh anak-anak di Riau dapat memiliki masa depan yang sehat.


bottom of page